Membaca Pelita Jiwa
Membaca adalah pelita jiwa,
Menerangi jalan yang penuh liku,
Membuka jendela dunia,
Memberi makna pada setiap waktu.
Di dalam kata, tersembunyi hikmah,
Dalam helaian, tersimpan rahsia,
Buku adalah kunci membuka minda,
Membawa kita terbang tanpa sayap.
Menerangi jalan yang penuh liku,
Membuka jendela dunia,
Memberi makna pada setiap waktu.
Di dalam kata, tersembunyi hikmah,
Dalam helaian, tersimpan rahsia,
Buku adalah kunci membuka minda,
Membawa kita terbang tanpa sayap.
Dari buku, ilmu disemai,
Dari ilmu, wawasan tercipta,
Dengan membaca, kita berkembara,
Melintasi ruang dan masa.
Membaca adalah peta kehidupan,
Penuh dengan pengetahuan dan kebijaksanaan,
Setiap halaman adalah cerminan,
Kearifan dan pengalaman insan.
Jadi, genggamlah buku dalam tangan,
Dan bacalah dengan penuh keinginan,
Kerana dalam setiap cerita,
Ada pelajaran yang menanti untuk diteroka.
Menariknya, Al-Qur'an memang menyebutkan tentang pentingnya membaca dan mencari ilmu. Salah satu ayat yang paling terkenal adalah wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu Surah Al-Alaq ayat 1-5:
- Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
- Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
- Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
- Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam,
- Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Ayat-ayat ini menekankan pentingnya membaca, belajar, dan mencari pengetahuan, serta pengakuan bahwa semua pengetahuan datang dari Tuhan. Al-Qur'an mendorong umat manusia untuk terus mengejar ilmu dan pengetahuan dengan rendah hati dan pengakuan kepada Allah.
FIQAH
TAFSIR AL-QURAN
IHYA ULUMUDDIN AL-GHAZALI